Sat. Sep 18th, 2021
Sejarah Cappuccino dan Kandungan Nutrisinya

Bagi pecinta kopi, nama Cappuccino mungkin sudah tidak asing lagi karena kopi satu ini memang banyak penggemarnya. Akan tetapi, sudah tahukah kalian sejarah kopi satu ini? Jika kita membicarakan tentang sejarahkopi ini bisa cukup panjang. Kopi ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1700-an yang disebut sebagai kapuziner yang merupakan minuman kopi dengan campuran krim dan gula. Minuman ini sendiri memiliki warna cokelat mirip dengan jubah yang dikenakan oleh para biarawan Capuchin di Vienna. Bisa jadi, nama kopi ini berasal dari nama tersebut. Untuk mengetahui secara lengkap secara kopi ini, mari kita simak sejarahnya.

Sejarah singkat Cappuccino dan kandungan didalamnya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa nama kopi ini kemungkinan berasal dari Capuchin yang secara harfiah berarti kerudung atau tudung. Hal itu mencerminkan lapisan busa susu yang menutupi kopi. Selain itu, nama yang diberikan juga ada kaitannya para biarawan Capuchin  untuk jubah berkerudung mereka. Meskipun Kapuziner digunakan di Vienna akan tetapi kopi ini sendiri pada dasarnya diciptakan di Italia dan nama kopi ini pertama kali dibuat pada awal 1900-an. Setelah Perang Dunia II, cara membuat kopi ini mengalami beberapa perbaikan dan penyederhanaan di Italia. Hal itu tentu saja disebabkan karena perkembangan mesin espresso yang lebih baik sehingga memudahkan para barista membuat kopi.

Selain itu, Cappuccino juga memiliki formula yang cukup unik dan sering dikonsumsi sebagai minuman sehar-hari. Kopi ini biasanya dikombinasikan dengan kopi espresso, susu yang sudah dipanaskan dan juga buih susu tebal diatasnya. Jika kita melihat sejarahnya, kopi ini juga dulunya hanya dinikmati saat pagi hari saja. Di negara asalnya, kopi ini hanya disajikan ketika untuk sarapan dan menurut masyarakat disaana meminum kopi ini dipagi hari sudah cukup mengeenyangkan untuk mengganjal perut karena kandungan susu didalamnya. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang Italia hanya menjual kopi ini hingga pukul 10 pagi dan sudah tidak menerima pesanan lagi pada sore atau malam hari.

Bagi banyak orang, jenis kopi ini disukai karena memiliki cita rasa yang creamy dan juga foamy yang berasal dari susu. Ketika anda menyeruput segelas kopi ini maka mulut akan dipenuhi dengan busaa susu yang tebal. Setelah itu, secara perlahan busa susu yang tercampur dengan susu dan espresso akan menghilang dimulut. Adapun kandungan nutrisi didalam Cappuccino yaitu bahwa dalam segelas kopi ini ukuran besar dengan susu full-fat bisa mengandung hingga 110 kalori, 6 gram lemak, dan 6 gram protein. Selain itu, jika segelas kopi ini tanpa gula ukuran tall maka hanya mengandung kalori sekitar 80, 3 gram protein, dan 2 gram lemak. Jika anda menambahkan gula dan krimer tentu kalori dan lemak juga akan lebih banyak.

By admin