Sat. Sep 18th, 2021
Bagaimana Cara Membangun Karakter Anak Sejak Dini

Bagi para orang tua khususnya yang masih baru, membangun karakter anak tampaknya cukup sulit. Padahal, membangun karakter sejak dini sangat penting agar mereka kelak memiliki kepribadian baik serta tangguh. Namun, faktor pengalaman tampaknya menjadi salah satu alasan kenapa para orang tua kesulitan untuk melakukannya.

Padahal hal tersebut tidak selalu benar. Sebagai orang tua khususnya yang masih berusia muda Anda memiliki kelebihan karena lebih melek informasi. Terlebih keberadaan profesional semakin mudah diakses oleh para orang tua sehingga Anda bisa mulai membagi karakter buah hati sejak dini.

Tips membangun karakter buah hati sejak awal?

Mengembangkan karakter sejak dini merupakan salah satu tugas orang tua. Meski di sekolah juga kerap diajarkan tentang pengembangan karakter namun tetap saja sebagai orang tua Anda punya peranan lebih dalam pembangunan karakter anak.

Jika Anda ingin mereka tumbuh menjadi pribadi berkualitas maka tidak ada salahnya untuk menerapkan beberapa tips di bawah ini.

  1. Jadi role model

Anak-anak adalah peniru paling baik. Oleh sebab itu, para orang tua harus menjadi role model bagus. Tunjukkan kualitas karakter serta tanamkan nilai-nilai yang baik agar mereka menirunya sejak dini.

  1. Tunjukkan rasa empati

Empati merupakan salah satu faktor terpenting dalam pembentukan karakter seseorang. Jika sejak kecil mereka sudah diajarkan tentang berempati maka kelak saat dewasa anak akan tumbuh menjadi seorang penyayang dan rasa sosial tinggi. Anak akan mampu belajar untuk memahami kondisi orang lain serta berbagi kepada sesama.

  1. Gunakan momen yang baik

Membangun karakter seorang anak memang tidak mudah. Diperlukan waktu serta tenaga besar. Selain itu, Anda sebagai orang tua juga harus tahu kapan waktu tepat untuk mengajarkan sesuatu kepada mereka.

Orang tua perlu tahu kapan momen paling tepat untuk mulai membangun karakter terhadap anak-anaknya. Misalnya saja saat mereka melakukan kesalahan. Selain memberikan kesempatan menjelaskan dan memperbaiki diri, orang tahu juga perlu memberikan konsekuensi sendiri jika berbuat salah kepada anak.

  1. Menceritakan pengalaman

Kalimat ’pengalaman adalah guru terbaik’ rasanya masih tetap relevan sampai sekarang. Namun, bukan berarti mereka harus mengalami sesuatu sama dengan orang tuanya untuk bisa memetik pelajaran dari suatu kejadian.

Anda bisa menggunakan metode cerita untuk mengenalkan mereka tentang pengalaman serta nilai-nilai kehidupan yang berlaku di lingkungannya. Bila diperlukan lakukanlah diskusi singkat dengan mereka namun menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak seusianya.

  1. Memberikan apresiasi pada anak

Memberikan apresiasi untuk menunjukkan rasa bangga bukanlah hal berlebihan. Orang tua sebaiknya jangan ragu memuji atau menunjukkan rasa bangga terhadap pencapaian sang buah hati asalkan hal tersebut selalu ditujukan kepada hal-hal positif.

Berikut merupakan sedikit tips namun ampuh dan bisa digunakan oleh para orang tua untuk membangun karakter anak sejak dini. Namun, perlu dicatat jika setiap anak memiliki karakter, kepribadian serta keinginan yang berbeda. Oleh sebab itu, cara membangun karakter mereka juga akan berbeda-beda.

By admin